Pasar Tiban, Wisata Belanja Alternatif Warga Pekalongan - Pekalonganisme

19 April 2014

Pasar Tiban, Wisata Belanja Alternatif Warga Pekalongan

PEKALONGAN, Pekalonganisme.com - Pasar Tiban telah menjadi daya tarik tersendiri di Pekalongan, baik kabupaten maupun kota. Layaknya pasar tradisional yang menggunakan hitungan pasaran jawa sebagai hari hidup aktivitas transaksi, Pasar Tiban juga telah memiliki jadwal rutin berupa hari dan tempat diselenggarakannya pasar tersebut.

Tidak seperti lazimnya pasar yang memulai aktivitas di pagi hari, Pasar Tiban justru memilih waktu santai di sore hari hingga malam, waktu dimana warga Pekalongan sebagian besar telah mengakhiri aktivitas sehari-harinya. Meskipun begitu, Pasar Tiban berbeda dengan Pasar Pedagang Kaki Lima. Perbedaan ini terletak pada lokasi Pasar Tiban yang berpindah-pindah setiap harinya mengikuti jadwal yang telah disepakati oleh paguyuban.

Sejarah Pasar Tiban tidak mempunyai asal-usul kronologis yang pasti dalam melatarbelakangi lahirnya Pasar Tiban. Namun beberapa pendapat menyatakan bahwa Pasar Tiban Pekalongan pertama kali diadakan di Kecamatan Wonopringgo. Pasar ini digagas oleh paguyuban pedagang Pasar Selasa Pagi di Wonopringgo yang merupakan pasar dadakan di komplek Ponpes At-Taufiqy.

Nama pasar ini sendiri berasal dari kata “ketibanan” atau "ketiban"  yang mengartikan bahwa lokasi pasar berpindah-pindah layaknya arisan. Sehingga oleh masyarakat dikenal dengan nama Pasar Tiban atau ParTi. Pasar tiban menjadi popular lantaran menjadi alternative wisata belanja malam dan bermain bagi anak-anak. Barang yang dijualpun beragam mulai dari makanan kecil, pakaian hingga perkakas rumah tangga, tentunya dengan harga yang miring.

Uniknya, kini hampir setiap kecamatan di Kabupaten dan Kota Pekalongan memiliki Paguyuban Pasar Tiban yang telah memiliki jadwal keliling rutun di setiap desa yang telah ditentukan. Tak banyak yang sadar akan manfaat dari pasar ini, namun Pasar yang diadakan seminggu sekali di setiap desa ini dapat mendatangkan keramaian dan perputaran uang ditempat yang sehari-harinya sepi di malam hari. Sebuah alternatif wisata belanja baru yang tercipta bagi warga yang malas bepergian jauh di malam hari, dan yang lebih penting, Pasar Tiban merupakan pasar khas Pekalongan yang jarang bisa ditemui di luar Daerah Pekalongan. (aka)

Salam Pekalonganisme.com