December 2014 - Pekalonganisme

31 December 2014

Kapal Era Bizantium Ditemukan di Istanbul

12:30 AM
Kapal Era Bizantium Ditemukan di Istanbul
Kapal Era Bizantium Ditemukan di Istanbul   TEMPO.CO, Istanbul - Penggalian arkeologi di Turki, yang dimulai pada tahun 2004, mengungkap harta sejarah unik, yakni 37 bangkai kapal dari Kekaisaran Bizantium.

Bangkai kapal tersebut ditemukan di sebuah situs bernama Yenikapi di Istanbul. Situs ini terdapat di sebuah kota pelabuhan kuno yang berdiri sejak era Konstantinopel. Kapal-kapal tersebut diperkirakan dibuat pada abad kelima sampai sebelas Masehi. "Dan ditemukan dalam kondisi baik," ujar Cemal Pulak, arkeolog dari Institute of Nautical Archeology Texas A&M University, seperti dikutip dari Livescience, Selasa, 30 Desember 2014. Dia mengklaim temuan ini yang pertama.

Dalam International Journal of Nautical Archeology, Pulak dan timnya hanya menyorot delapan kapal sebagai sampel yang diduga berasal dari abad ketujuh sampai sepuluh Masehi. Sejumlah kapal menyisakan bukti-bukti yang menyatakan penggunaan teknologi kompleks pada masa itu.

Tim peneliti menuliskan karakteristik dan metode pembuatan dari masing-masing kapal dalam jurnal tersebut. Mereka menduga kerangka kapal dibangun pertama kali, kemudian dilanjutkan dengan cangkang, dan pemasangan papan. "Pada abad tersebut, proses pembuatan kapal sudah sangat baik," kata Pulak.

Dengan menganalisis metode pembuatan kapal, Pulak menambahkan, alam pikiran pembuatan kapal masa itu dapat dipahami. Selain itu, pola ilmu pengetahuan dapat diungkap.

Dari delapan kapal, para peneliti menyebut enam kapal sebagai kapal utuh. Maksudnya, kapal tersebut sudah pernah dibawa berlayar. Panjang kapal tersebut 14,7 meter dan memiliki lebar 5 meter.

Di antara 37 bangkai kapal tersebut, Pulak dan timnya menemukan kapal dayung dari era Bizantium. Sebelumnya, ujar dia, kapal dayung hanya ditemukan dalam buku-buku kuno dan karya seni. Pulak mengatakan sumber-sumber tersebut sulit ditafsirkan.

Sebuah museum besar di Istanbul berencana untuk memamerkan banyak bangkai kapal kayu tersebut. Hanya, menurut Pulak, memang akan memakan waktu yang cukup lama untuk memindahkan kayu-kayu kapal tersebut.

LIVESCIENCE | AMRI MAHBUB
Originally posted on: Tempo

30 December 2014

Kapolres Pekalongan Dukung Forum Maritim

5:25 PM
Kapolres Pekalongan Dukung Forum Maritim
Kapolres Pekalongan Dukung Forum MaritimTRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN- Kapolres Pekalongan Kota, Luthfie Sulistiawan, bekerjasama dengan para nelayan membentuk forum komunikasi maritim.

Beberapa hal menyangkut penangkapan ikan dan keamanan di laut agar dapat merespons cepat jika ada kejadian.

"Kami juga bekerjasama dengan pengusaha kapal yang berencana membuat balai latihan kerja. Agar pengangguran bisa terserap, sehingga outputnya kejahatan berkurang," kata dia, Selasa (30/12/2014).

Dia menambahkan, hasil ikan Indonesia yang sangat tinggi itu dapat menjadi prospek pasar yang tinggi.

"Hasil tangkapan ikan nelayan ini memiliki prospek pasar yang sangat bagus dan bisa untuk komoditi nasional," jelasnya. (*)

Penulis: fajar eko nugroho
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng

Bea Cukai Pekalongan Musnahkan 183 Ribu Batang Rokok Tak Bercukai

2:28 PM
Bea Cukai Pekalongan Musnahkan 183 Ribu Batang Rokok Tak Bercukai
Bea Cukai Pekalongan Musnahkan 183 Ribu Batang Rokok Tak BercukaiTRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN- Setelah dua tahun, Bea Cukai Kota Pekalongan baru kali ini melakukan pemusnahan barang bukti rokok tak bercukai, Selasa (30/12).

Kepala Bea Cukai Kota Pekalongan, Tri Suhartoyo, mengakui, barang bukti yang dimusnahkan itu hasil pengumpulan selama dua tahun.

"Selama dua tahun saya menjabat di sini, baru ini kami memusnahkan rokok tak bercukai," kata dia.

Dia mengatakan, terdapat 183.173 batang rokok yang dimusnahkan, yang membuat kerugian negara mencapai Rp 44.170.055.

"Ini hasil dari hasil penyidikan di Kabupaten Batang, Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan," jelas dia.

Pihaknya mengaku, waktu pemusnahan barang bukti selama dua tahun itu tidak terlalu lama karena ada prosedurnya.

Dia mengatakan, tidak bisa menjual secara langsung barang sitaan itu hingga 30 hari.

"Setelah 30 hari rokok tak bercukai itu ditahan dan cukainya tidak dibayar, lalu menjadi milik negara.

Sebelum dimusnahkan harus mendapatkan izin dari KPKNL (Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang -red) Kota Pekalongan," katanya.  (*)

Penulis: raka f pujangga
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng

Dirut Pertamina: Butuh Waktu Dua Tahun Hapus Premium

11:27 AM
Dirut Pertamina: Butuh Waktu Dua Tahun Hapus Premium
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Direktur Utama PT. Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto mengatakan Pertamina belum siap menjalankan salah satu rekomendasi Tim Reformasi Tata Kelola Migas untuk menghapus premium dalam waktu lima bulan.

Sebab menurutnya, dibutuhkan waktu tidak sebentar untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas kilang supaya bisa memproduksi pertamax dalam jumlah besar.
"Kira-kira butuh waktu dua tahun," kata Dwi di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Selasa (30/12).

Ia menjelaskan premium baru bisa dihilangkan apabila kilang minyak Pertamina sudah ditingkatkan kapasitasnya. Jika tidak, hal ini akan meningkatkan volume impor pertamax. Dwi mengungkapkan Pertamina saat ini hanya mampu memproduksi pertamax sebanyak 1500 barel per hari. Sedangkan premium sekitar 5200 barel per hari.

Dengan jumlah produksi itu, kemampuan Pertamina menyediakan Pertamax sekitar 40-50 persen dari kebutuhan nasional.

"Dengan adanya program upgrading kilang, kami harapkan bisa naik menjadi 80 persen," katanya.

Dwi melanjutkan, sehingga diharapkan Indonesia hanya mengimpor pertamax sebesar 20 persen dari kebutuhan nasional.  Pertamina, ujar dia, akan bekerja keras memperbaiki kilang jika memang masyarakat menginginkan adanya peralihan dari premium ke pertamax.

Dia pun menyebut Pertamina tidak takut bersaing dengan perusahaan asing apabila premium benar-benar dihilangkan dan hanya pertamax yang dijual.

"Pengusaha SPBU asing kan mitra kami. Maka kita akan duduk bersama. Dan itu menjadi tanggung jawab pertamina untuk bersaing dengan siapapun," ucapnya.

Originally posted on: ROL

Harga Minyak Dunia Jatuh ke Level Terendah 5 Tahun

11:16 AM
Harga Minyak Dunia Jatuh ke Level Terendah 5 Tahun
NEW YORK, KOMPAS.com — Harga minyak mentah dunia turun ke tingkat terendah dalam lima tahun terakhir, Senin (29/12/2014) waktu setempat (Selasa pagi WIB).

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari, kehilangan 1,12 dollar AS menjadi berakhir pada 53,61 dollar AS per barrel setelah bertahan di kisaran 56 dollar AS selama hampir dua minggu.

Minyak mentah Brent untuk pengiriman Februari, berdasarkan patokan London, turun 57 sen dari penutupan pada Jumat (26/12/2014) menjadi 57,88 dollar AS per barrel.

Keduanya terakhir diperdagangkan di tingkat tersebut pada Mei 2009.

Analis mengatakan, para pedagang lebih banyak dililit tekanan turun yang ditimbulkan oleh dampak situasi politik di Yunani pada ekonomi Eropa, ekspektasi data buruk di sektor industri Tiongkok, dan kemungkinan peningkatan lain dalam persediaan minyak AS.

"Ini adalah lingkungan yang sangat bearish," kata John Kilduff dari Again Capital.

Kilduff mencatat, harga yang lebih kuat pada awal perdagangan Senin didorong oleh sinyal bahwa produksi Libya dapat terpangkas kembali akibat kebakaran tangki penyimpanan di tengah bentrokan antara pemerintah dan pasukan milisi. "Akan tetapi, dampaknya hanya sedikit di pasar," sebutnya.

Bob Yawger dari Mizuho Securities mengatakan, ada penyebab jangka pendek lainnya yang berpengaruh terhadap penurunan. Salah satunya bahwa operator tangki penyimpanan AS mencoba mengurangi kepemilikan mereka karena alasan pajak pada akhir tahun.

Editor      : Erlangga Djumena
Sumber    : AFP/ANTARA

Originally posted on: Kompas

Industri transportasi kurang percaya diri di 2015

10:57 AM
Industri transportasi kurang percaya diri di 2015
Industri transportasi kurang percaya diri di 2015JAKARTA. Pelaku bisnis transportasi tidak percaya diri melihat peluang bisnis tahun 2015. Adanya pemerintah baru dengan kebijakan baru, membuat pelaku usaha sektor ini sulit memproyeksikan kinerja bisnisnya tahun depan.
Pelaku bisnis transportasi ini memproyeksikan, pertumbuhan bisnis mereka pada tahun 2015 mendatang cenderung sama dengan pertumbuhan bisnis tahun ini. Kondisi ini terlihat dari rencana ekspansi bisnis dari perusahaan transportasi PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA).
Tahun 2015, perusahaan ini mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure senilai Rp 800 miliar atau sama dengan tahun ini. Dana tersebut dipakai membeli 2.000 unit mobil pengganti dan membeli 2.200 unit mobil baru untuk dijual lagi. Adapun sumber dana berasal dari pinjaman Bank Mandiri senilai Rp 500 miliar, sisanya dari kas internal Sarana Armada.
Tak hanya ASSA, PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) juga mengalokasikan belanja modal sama dengan tahun lalu. David Santoso, Direktur Keuangan TAXI bilang, tahun depan banyak ketidakpastian yang membayangi kondisi ekonomi.
Penyebab ketidakpastian ekonomi itu antara lain; suku bunga tinggi di dalam negeri, sementara tren suku bunga murah di Amerika Serikat bakal berakhir. Lalu kebijakan, pengurangan subsidi bahan bakar minyak (BBM).
Melihat hal ini, perusahaan hanya fokus menggarap rencana bisnis yang sudah ada, seperti bus pariwisata dan renovasi layanan taksi reguler. TAXI juga akan menyediakan bisnis taksi dengan mobil multi purpose vehicle (MPV).
Adapun PT Panorama Transportasi Tbk (WEHA), yang belum memiliki rencana untuk mengalokasikan belanja modal di tahun 2015. "Kami mencermati dahulu kondisi pasar," jelas Sudjasmin Djambiar, Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan WEHA.
Lain halnya dengan PT Blue Bird Tbk (BIRD) yang lebih optimistis dengan bisnis 2015. Perusahaan ini telah menyusun rencana ekspansi jangka panjang. Dalam proyeksi BIRD, ada potensi pertumbuhan bisnis sebesar 16% dalam lima tahun ke depan.
Untuk itu, BIRD telah meminjam dana senilai Rp 750 miliar untuk menambah dan meremajakan armada transportasi dan rental. Selain itu, dana tersebut juga digunakan untuk membeli tanah, serta bikin kantor atau pul taksi.
Editor: Hendra Gunawan
Originally posted on: Kontan

Polres Pekalongan Siapkan Rekayasa

7:34 AM
Polres Pekalongan Siapkan Rekayasa

KAJEN – Banyaknya panggung hiburan yang rencananya akan disuguhkan kepada masyarakat pada saat perayaan Tahun Baru 2015 di Alun-alun Kajen membuat Polres Pekalongan menyiapkan rekayasa arus lalu lintas karena diperkirakan lalu lintas akan mengalami kepadatan.

Kapolres Pekalongan AKBP Indra Krismayadi melalui Kasat Lantas Polres Pekalongan AKP Kemas Indra Natanegara menyatakan telah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas untuk mengurai kemacetan saat perayaan tahun baru mendatang di area Alun-alun Kajen.

”Rekayasa tersebut adalah dari arah Karanganyar menuju ke arah Kesesi atau Bojong akan melewati simpang tiga Kulu ke arah Pasar Kajen. Dari arah Paninggaran dan Kesesi menuju Karanganyar akan melalui simpangtiga SPBU Kajen ke arah timur. Adapun arus dari arah Wiradesa atau Bojong menuju Kesesi dan Paninggaran memutar melalui simpangtiga PGRI menuju ke simpangtiga Kulu kemudian ke arah Pasar Kajen,” katanya.

Rekayasa lalu lintas itu, kata dia, sudah disiapkan aparat kepolisian Sat Lantas Polres Pekalongan sejak jauh-jauh hari, untuk mengantisipasi kemacetan parah. Selain melakukan rekayasa lalu lintas, dia juga telah merencanakan penutupan sejumlah jalur sejak pukul 16.00 sore.

”Jalur yang akan ditutup diantaranya arah Karanganyar ke Kajen dan Kedungwuni ke Bojong,” ujarnya.

Sementara itu, demi keselamatan pengendara yang melintas di jalan raya, dia juga mengimbau pengendara untuk tetap mematuhi aturan dengan menggunakan helm standar, tidak berboncengan tiga, tidak menggunakan angkutan barang untuk orang, dan tidak melanggar rambu-rambu lalu lintas.

”Kalau ada yang melanggar, tetap akan kita tindak. Tolong jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas, dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan,” tegasnya. (H79-60)

Originally posted on: Suara Merdeka

29 December 2014

QPR Berduka untuk Hilangnya AirAsia QZ 8501

11:38 AM
QPR Berduka untuk Hilangnya AirAsia QZ 8501
QPR Berduka untuk Hilangnya AirAsia QZ 8501 LONDON – Pikiran para pemain Queens Park Rangers (QPR) tak hanya berfokus pada jadwal padat periode Boxing Day, tapi juga kejadian buruk yang menimpa para korban hilangnya pesawat AirAsia QZ 8501.

Klub milik Tony Fernandes yang notabene juga CEO Air Asia itu, sempat mengheningkan cipta sejenak sebelum menjamu Crystal Palace pada matchday ke-19, Minggu (28/12/2014) malam WIB, sekaligus memberi tribute atau penghormatan kepada para korban.

Charlie Austin, salah satu pilar QPR lewat akun Twitternya, mewakili rekan-rekan setimnya yang berduka terhadap keluarga para korban.

“Pagi saya sebelum pertandingan diselingi doa bersama @AirAsia, @tonyfernandes dan semua orang yang terkait dengan hilangnya pesawat itu,” kicau Austin di akun @chazaustin9.

Bek veteran QPR, Rio Ferdinand, yang sering mengikuti perkembangan berita soal Indonesia, juga melayangkan kicauan serupa dan berharap, pesawat yang diperkirakan hilang kontak di antara Pulau Belitung dan Pontianak itu, segera ditemukan.

“Pikiran dan doa-doa untuk semua orang yang terkait dengan penerbangan AirAsia yang masih hilang,” timpal bekas bintang Manchester United itu di akun @rioferdy5.

(FAP)

Originally posted on: Okezone

Freeport minta kontrak diperpanjang hingga 2031

11:04 AM
Freeport minta kontrak diperpanjang hingga 2031
Freeport minta kontrak diperpanjang hingga 2031JAKARTA. Berlarut-larutnya proses renegosiasi PT Freeport Indonesia dengan Pemerintah membuat perusahaan asal Amerika Serikat itu gelisah. Hingga lima bulan pasca meneken kesepakatan amandemen kontrak, Freeport belum mendapatkan kepastian perpanjangan kontrak hingga 2041. Padahal, kesepakatan itu harus dilakukan kedua pihak enam bulan atau berakhir 24 Januari 2015 sejak diteken Agustus 2014.
Dari enam poin yang sudah diteken, lima poin yang sudah disepakati pemerintah dan Freeport, yakni, kewajiban divestasi saham 30% ke kepemilikan nasional, kenaikan royalti untuk emas, perak, dan tembaga menjadi 3,75%, 3,25%, dan 4% dari harga jual.
Freeport juga bersedia membangun smelter mulai 2017 mendatang dan  bersedia menggunakan kandungan lokal, serta menciutkan wilayah operasi tambangnya.
Hanya satu yang belum ada kesepakatan yakni perpanjangan kontrak hingga 2041 . Meski begitu,  Freeport melunak,  rela jika perpanjangan kontrak dilakukan selama 10 tahun saja hingga 2031.
Menurut Rozik B Soetjipto, Presiden Direktur Freeport Indonesia, pemberian perpanjangan operasi yang diatur dalam draf revisi kontrak akan memberikan kepastian usaha dan investasi.
Apalagi, Freeport janji mengeluarkan US$ 2,3 miliar untuk smelter dan eksploitasi tambang bawah bawah tanah (underground) sebesar US$ 9,5 miliar. Meski, masa berlaku operasi Freeport akan habis pada 2021 mendatang.
Kata Rozik, proyek tambang bawah tanah siap dikerjakan. Rencananya, pasca 2017,  Freeport akan menutup tambang terbuka Grasberg, dan  tambang yang akan beroperasi hanya blok underground seperti  tambang Deep Ore Zone (DOZ), Big Gossan, Grasberg Block Cave, serta Deep Mill Level Zone. Pada tahun tersebut, Freeport juga sudah harus merampungkan konstruksi dan mengoperasikan smelter berkapasitas 400.000 ton copper chatode per tahun.
Karena itu, Freeport meminta pemerintah segera memberikan kepastian perpanjangan operasi untuk 10 tahun pertama dalam revisi kontrak. "Minimal itu jangka waktu untuk pengembalian modal, karena tambang underground baru berproduksi penuh pasca 2022 dan smelter membutuhkan kapasitas penuh juga," kata dia kepada KONTAN, pekan lalu.
Terbentur aturan
Sejatinya, dalam memorandum of understanding (MoU) amandemen kontrak dengan Freeport pada Agustus 2014 lalu, pemerintah telah memberikan kepastian perpanjangan operasi untuk dua periode hingga 2041 mendatang.
Dengan syarat, Freeport harus memenuhi komitmen salah satunya telah berhasil merealisasikan investasi pembangunan smelter dan tambang underground.
Selain itu, pemerintah juga tak bisa gegabah memberikan perpanjangan kontrak lantaran ada aturan yang mengatur. Pemberian perpanjangan operasi tersebut harus memenuhi ketentuan perundangan yakni PP Nomor 23/2010 yang telah diperbarui dengan PP Nomor 77/2014. Di mana, perpanjangan operasi bagi kontrak karya baru bisa diberikan dua tahun sebelum masa kontrak habis, dan pola konsesinya berubah menjadi izin usaha pertambangan khusus (IUPK).
Sukhyar, Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM belum mau membeberkan apakah pemerintah setuju dengan keinginan Freeport. "Nanti dijelaskan Menteri ESDM Sudirman Said," ujarnya singkat
Editor: Hendra Gunawan
Orignally posted on: Kontan

Dalami Filosofi Kopi, Chico Serius Magang Barista

10:49 AM
Dalami Filosofi Kopi, Chico Serius Magang Barista
TAAT ATURAN: Chico Jericho saat mempraktikkan proses menyiapkan secangkir kopi, Minggu (28/12). Foto: Marisqa Ayu/Jawa Pos 
JAKARTA – Sukses membintangi film Cahaya Dari Timur, Chico Jericho, 30, kembali dipercaya menjadi pemeran utama dalam film yang diadaptasi dari novel karya Dewi Lestari, Filosofi Kopi.

Dia berperan sebagai Ben, anak petani kopi yang tumbuh menjadi barista (peracik kopi) profesional.
Demi totalitas perannya itu, dia belajar menjadi barista yang mengerti segala sesuatu tentang kopi. Chico pun mengunjungi beberapa perkebunan kopi di Semarang dan Jogjakarta.
Aktor yang mulai dikenal lewat sinetron Cinta Bunga tersebut juga bersekolah barista selama 2,5 bulan dan magang di beberapa kedai kopi di Indonesia.

’’Saya magang barista di empat kedai. Di Kopi Kinan, Kopi ABCD, di Kopi Culture di Bali, dan sekarang di One Fifteenth Coffee,’’ kata Chico saat ditemui di Gandaria, Jakarta, Minggu (28/12).

Dari situ, dia mengerti proses roasting. Dia juga tahu bahwa kopi tidak dihidangkan sekadar kopi. Tetapi harus dirawat dengan hati.

Dalam film yang disutradarai Angga Dwimas Sasongko tersebut, Chico dikisahkan bertemu dan bersahabat dengan Jody (Rio Dewanto).

Setelah dewasa, mereka membuka kedai kopi yang diberi nama Filosofi Kopi. Selain Chico dan Rio, ada aktris Julie Estelle yang berperan sebagai El. Dia menjadi sahabat Ben dan Jody.

Menurut salah seorang produser film itu, Handoko Hendroyono, Filosofi Kopi The Movie tidak hanya mengisahkan kopi. Tetapi juga hubungan antara orang tua dan anak, perjuangan hidup, serta persahabatan.

’’Keluarga, cinta, dan spirit persahabatan ada di film ini. Lagipula, kopi kan sudah sangat populer di Indonesia,’’ tegasnya.

Dia berharap orang semakin tahu dan bangga dengan aneka ragam kopi Indonesia. ’’Kita juga akan buatkan kedai kopi khusus untuk film ini, di mana itu bisa dibilang kedai kopi yang bener, kedainya seorang barista yang sangat memperhatikan pelanggan,’’ paparnya.

Dalam film yang proses syutingnya dimulai Januari 2015 itu, Chico tidak hanya bermain film. Dia juga bertugas sebagai produser bersama Glenn Fredly.

Chico sangat antusias bisa mencoba banyak hal baru di film tersebut. Bahkan, dia ikut andil mencari sponsor dan berusaha mempromosikan film yang rilis April 2015 itu.

’’Seru sih. Dua-duanya menyenangkan. Ikut workshop, cari sponsor, presentasi, menentukan apa saja yang harus dilakukan. Jadi lebih tahu, jadi produser itu susah,’’ ujar Chico.

Menurut Handoko, dirinya sengaja memilih Chico untuk ikut bermain di film itu setelah melihat film Cahaya Dari Timur. Karakter wajahnya yang dingin dan terkesan cuek semakin pas saat Chico mengikuti workshop reading.

Laki-laki kelahiran 3 Juli itu, menurut Handoko, sangat total dalam melakukan sesuatu. Termasuk ketika menjadi produser.

’’Kalau film ini sukses, tentu kita akan kembali bekerja sama untuk membuat film-film selanjutnya. Ini salah satu harapan saya tahun depan,’’ ungkap Chico.(yas/c15/nda)

Originally posted on: JPNN

Bos Bogasari: Saya memasak sejak kecil

12:26 AM
Bos Bogasari: Saya memasak sejak kecil
Bos Bogasari: Saya memasak sejak kecilJAKARTA. Fransiscus Welirang, Kepala Divisi Bogasari Division PT Indofood Sukses Makmur Tbk rupanya sudah hobi memasak sejak dulu. Ini membantu dia matang di bisnis industri makanan.

"Saya sejak kecil memang sudah memasak. Zaman dulu sih anak-anak biasa diajarkan masak, tidak seperti anak sekarang," ujar Franky pada konferensi pers Bogasari Expo 2014, Rabu (10/12).

Ia mengatakan, bisa masak apa saja, mulai dari bakmi sampai hidangan warteg. "Mungkin nanti saya jadi pengusaha warteg," ujarnya berkelakar.

Selain itu dirinya juga mengaku sebagai penghobi kuliner. "Dari jajanan pasar, warteg, sampai cendol, ayo," ujarnya.

Originally posted on: Kontan

Penerbangan AirAsia Indonesia QZ8501

12:17 AM
Penerbangan AirAsia Indonesia QZ8501
AirAsia.com 
Surabaya, 28 Desember 2014 – Manajemen AirAsia Indonesia bersama Gubernur Provinsi Jawa Timur, Soekarwo, tim Badan SAR Nasional (BASARNAS) Republik Indonesia, otoritas bandara, dan PT. Angkasa Pura I malam ini telah bertemu dengan anggota keluarga penumpang QZ 8501 untuk menyampaikan informasi terkini terkait perkembangan dan menyampaikan komitmen maskapai untuk memberikan segala bentuk dukungan.

Presiden Direktur AirAsia Indonesia, Sunu Widyatmoko mengatakan, “Kami sungguh terpukul atas kejadian ini. Adapun kami tengah berkoordinasi dengan seluruh otoritas terkait guna menentukan penyebab dari kejadian ini. Sementara itu, saat ini prioritas utama kami adalah tetap memberikan informasi terkini kepada keluarga atau kerabat penumpang dan karyawan AirAsia yang berada di pesawat tersebut.”

“Kami akan memberikan dukungan sepenuhnya sejalan dengan proses investigasi yang saat ini tengah berlangsung. Selain itu, kami telah membentuk tim pendukung untuk membantu dalam memenuhi kebutuhan para keluarga maupun kerabat termasuk akomodasi dan transportasi. Pusat informasi terpadu juga telah kami siapkan di Surabaya untuk para keluarga penumpang.”

Bagi para keluarga penumpang yang berada di Singapura, AirAsia telah telah menyiapkan sebuah ruangan khusus yang belokasi di Terminal 2 lantai 3 Bandara Internasional Changi Singapura, dimana maskapai akan memberikan informasi terbaru secara berkala.

Selain itu, AirAsia telah membuka Emergency Call Centre bagi keluarga atau kerabat penumpang yang berada dalam penerbangan tersebut di nomor: +622129270811.

Adapun saat ini AirAsia Indonesia tengah berkoordinasi dengan BASARNAS dalam upaya pencarian pesawat tersebut.

Pesawat yang hilang kontak adalah pesawat berjenis Airbus A320-200 dengan nomor registrasi PK-AXC. Dalam penerbangan tersebut terdapat 155 penumpang dimana sebanyak 137 penumpang adalah orang dewasa, 17 anak-anak dan 1 bayi. Di samping itu, juga terdapat 2 pilot, 4 awak kabin dan 1 teknisi.

Kapten yang memimpin penerbangan tersebut telah memiliki total jam terbang sebanyak 20.537 jam, dimana sebanyak 6.100 jam terbangnya dijalani bersama AirAsia Indonesia dengan pesawat Airbus A320. Sedangkan first officer atau co-pilot telah memiliki sebanyak 2.275 jam terbang.

AirAsia akan terus memberikan informasi terkini terkait perkembangan situasi dan kami terus berharap yang terbaik bagi seluruh penumpang QZ8501. Catatan untuk Editor: Kami meminta seluruh rekan media untuk tidak menghubungi nomor AirAsia Emergency Call Centre, mengingat nomor tersebut hanya diperuntukkan bagi keluarga dan kerabat penumpang di pesawat tersebut. Rekan-rekan media dapat menghubungi media center kami di nomor +622129270831.

Originally posted on: www.airasia.com

Jualan Sayur Pakai Motor Sport, Dwi Dianggap "Gila"

12:07 AM
Jualan Sayur Pakai Motor Sport, Dwi Dianggap "Gila"
MAGELANG, KOMPAS.com - Setiap hari, Tanto Dwi Anggoro, mengantongi laba Rp 250.000 dari berjualan sayur-mayur keliling di Kota Magelang. Nominal tersebut dinilai lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga kecilnya. 

Nama pria berusia 29 tahun itu akhir-akhir menjadi pembicaraan di masyarakat maupun sosial media karena aksinya berjualan sayur keliling menggunakan motor sport Yamaha R25 250 cc. 

Dwi--panggilan akrabnya--mengaku bersyukur, berkat ketekunan dan kerja keras ia bisa menabung selama lebih dari enam tahun untuk memperoleh sepeda motor impiannya. Meski "hanya" berjualan sayur keliling. 

"Setiap hari saya nabung Rp 20.000 dari jualan sayur keliling. Setelah terkumpul dan mendapat pinjaman dari saudara, saya belikan motor ini. Saya beli kontan," kata Dwi kepadaKompas.com, di Magelang, Minggu (28/12/2014). 

Ayah dari Evan Faiz Vavian (9) itu mengaku sudah lama bercita-cita ingin memiliki sepeda motor yang biasa dipakai untuk balapan. Harganya yang selangit, sekitar Rp 54 juta, membuat ia prihatin dan bekerja keras menyisihkan penghasilannya setiap hari. 

Bahkan dia juga rela berjualan nasi goreng pada malam hari setelah berkeliling berdagang sayur pada pagi-siang harinya. Dwi berjualan nasi goreng dibantu sang Istri, Siti Aisyah, di sekitar rumahnya di Kampung Jambesari, Kelurahan Wates, Kota Magelang, Jawa Tengah. 

Dwi berkata, sejak kecil dia memang sudah terbiasa bekerja mencari penghasilan sendiri. Dwi mengaku tidak rendah diri meski hanya mampu menamatkan sekolah menengah pertama (SMP) saja. [Baca: Di Magelang Ada Tukang Sayur Keliling Naik Motor Sport Yamaha R25]

Dia memilih untuk bekerja di bengkel milik kakaknya di Jawa Timur sebelum menjadi tukang sayur seperti sekarang. "Meski pendapatan pas-pasan tetapi kalau cermat mengaturnya pasti bisa mencukupi kebutuhan. Uang yang saya dapat tiap hari saya bagi-bagi sesuai pos kebutuhan, misalnya untuk beli bensin per hari, jatah istri per hari, bayar sekolah anak, termasuk bayar utang, dan sebagainya," ucap Dwi. 

Sebelumnya, Dwi berkeliling jualan sayur dengan mengendarai motor besar Honda Tiger, lalu beralih menggunakan motor matik Yamaha Mio dan terakhir dengan motor sport berwarna kombinasi putih dan biru itu. 

Beruntung motor kesayangannya itu tidak terlalu ribet dalam perawatan, dan termasuk irit bahan bakar. Setiap hari Dwi cukup mengisi bensin Rp 20.000 untuk berkeliling mulai dari belanja di Pasar Tegalrejo Kabupaten Magelang, lalu menemui pelanggannya kawasan Potrobangsan - Wates - Polosari - Pucangsari Kedungsari hingga kembali ke rumahnya di Jambesari Kota Magelang. 

Dwi tidak memungkiri jika pasang surut kehidupan selalu terjadi. Tidak setiap hari sayur dagangannya laku terjual. Ia pun berkreasi mengolah sisa sayur segar itu menjadi kluban (urap sayur) siap santap yang kemudian ia jual kembali. 

Sebelumnya diberitakan, aksi Dwi ini menghebohkan sosial media setelah seseorang mengunggah fotonya di Facebook. Beragam komentar netizen ditujukan kepadanya tidak terkecuali teman-teman dan pelanggannya. 

"Banyak yang komentar kalau saya ini gila, pelanggan saya juga bilang 'nggaya', masak tukang sayur saja naik motor balap kayak gini. Kenapa enggak sekalian pakai mobil," ujar Dwi terkekeh.

Penulis: Kontributor Magelang Ika Fitriana
Editor: Desi Afrianti

Originally posted on: Kompas.com

28 December 2014

Pasar Klewer Terbakar, Perajin Batik Pekalongan Pusing

5:06 PM
Pasar Klewer Terbakar, Perajin Batik Pekalongan Pusing
Pasar Klewer Terbakar, Perajin Batik Pekalongan PusingTEMPO.CO, Pekalongan - Bukan hanya para pemilik kios yang histeris saat Pasar Klewer Solo terbakar pada Sabtu malam, 27 Desember 2014. "Kami juga langsung `pegang kepala` setelah mendapat kabar Pasar Klewer terbakar," kata Ketua Paguyuban Perajin Batik Pasir Sari Kota Pekalongan, Sodikin HS, pada Ahad, 28 Desember.

Dengan terbakarnya Pasar Klewer, Sodikin mengatakan, para perajin batik di Kota dan Kabupaten Pekalongan terancam mengalami kerugian besar. Sebab, Pasar Klewer merupakan salah satu pasar yang menjadi tumpuan utama bagi para perajin batik Pekalongan untuk memasarkan produknya. (Baca: Sudah 12 Jam, Api di Pasar Klewer Belum Padam)

Menurut Sodikin, ada sekitar 300 perajin batik di Kota dan Kabupaten Pekalongan yang memasarkan produknya di Pasar Klewer. Sistem pemasarannya dengan mengirimkan produk dulu kepada para pedagang di Klewer. Adapun pembayarannya melalui giro setelah satu hingga dua bulan pasca-pengiriman barang.

Dalam sebulan, tiap satu perajin batik Pekalongan bisa mengirimkan sekitar 8.000 potong batik ke Pasar Klewer. Dengan harga rata-rata Rp 30.000 untuk satu potong pakaian batik, pemasukan tiap perajin batik Pekalongan dari Pasar Klewer mencapai Rp 240 juta per bulan. "Pendapatan bersihnya sekitar 15-20 persen," kata Sodikin. (Baca: Pasar Klewer Terbakar, Bagaimana Nasib Pedagang?)

Dengan terbakarnya Pasar Klewer, Sodikin khawatir bakal terjadi kemunduran pembayaran dari pedagang. Saat Pasar Tanah Abang Jakarta terbakar pada 2003, Sodikin berujar, sebagian pedagang baru melunasi utangnya setelah dua sampai tiga tahun kemudian. "Masih ada sekitar 30 persen yang tidak dibayar sampai sekarang," ujar Sodikin.

Hingga saat ini memang belum ada pedagang dari Pasar Klewer yang mengajukan penundaan pembayaran kepada para perajin batik Pekalongan. Sodikin memperkirakan permohonan penundaan bayar itu baru akan bermunculan sepekan kemudian. Adapun tempo kemunduran pembayaran itu diprediksi rata-rata dua sampai empat bulan. (Baca:Pasar Klewer dalam Sejarah dan Angka)

DINDA LEO LISTY

Originally post on: http://www.tempo.co/read/news/2014/12/28/090631423/Pasar-Klewer-Terbakar-Perajin-Batik-Pekalongan-Pusing