2015 - Pekalonganisme

16 September 2015

Curug Watubahan, “Hidden treasure” ditengah hutan Doro

5:07 AM
Curug Watubahan, “Hidden treasure” ditengah hutan Doro
bebatuan disekitar curug watubahan


Pekalongan, Pekalonganisme.com -“Nge-trip” merupakan jenis demam baru yang melanda masyarakat kita sekarang ini, khususnya bagi para kawula muda. Ngetrip merupakan sebuah kegiatan perjalanan, dikonotosikan dengan mengunjungi suatu tempat yang dianggap mempunyai efek mengesankan, atau lebih singkatnya perjalanan berwisata. Namun berwisata dalam kategori “ngetrip” ini, biasanya cenderung dipahami dengan mengunjungi objek-objek yang menantang, tidak lumrah dan yang pasti objek yang masih jarang dikunjungi orang. Seperti mendaki gunung, penelusuran gua, pantai, dan lainnya. Maksud orang-orang melakukan ngetrip pun berbeda-beda, mulai dari yang praktis sekedar ingin berselfi dan berfoto ria ditempat tujuan, sampai yang agak filosofis dan reflektif atasnama mensyukuri keagungan tuhan dan keindahan alam ciptaan-Nya.

Dari kecenderungan “ngetrip” tersebut, berbagai tempat potensial diberbagai daerah tereksplorasi, dengan bermacam daya tarik yang melekatinya. Di Pekalongan, ada beberapa tempat yang sudah menjadi tujuan trip,  seperti watu ireng di kecamatan Kandangserang, puncak Kendalisodho di Kecamatan Petungkriyono beserta curug-curug disekitarnya(Curug Bajing, Curug Muncar dll).

Kiranya masih banyak tempat di Pekalongan yang belum dijamah dan luput dari kejelian para pe-ngetrip mania, seperti Curug Watubahan yang terletak dikawasan Perhutani di Kecamatan Doro bagian selatan Kabupaten Pekalongan. Curug Watubahan ini pernah dikunjungi beberapa kawan kontributor pekalonganime.com  setahun yang lalu.

jalan menuju kaki curug watubahan


Pada musim kemarau seperti saat ini, mengunjungi curug Watubahan bisa menjadi pilihan tepat bagi anda yang memiliki waktu luang. Dimusim kemarau, Debit air di curug ini tidak terlalu besar, hingga memungkinkan anda untuk memanjat dan menyaksikan curug ini dari dekat. Anda pasti akan berdecak kaget(kagum), melihat struktur batuan Curug Watubahan ini. Tebing curug Watubahan, tersusun dari batuan persegi panjang(menyerupai tiang) yang berjajar berjumlah sekitar 15 tiang dan menjulang keatas hampir 20 meteran. Dari sela-sela tiang batu itu, air memancar membentuk air terjun.
Di sekitar curug ini juga tersebar batu-batu alami yang berbentuk persegi panjang, rata-rata berukuran hampir sama 100cm X 50cm. Kesemuanya dalam keadaan sudah bentuk rapi, seakan batu-batu ini sudah dipahat, padahal aslinya batu-batu tersebut daridulu kala berbentuk seperti itu. Oleh sebab itu, kemudian masyarakat sekitar menamakan  curug ini Watu(batu) bahan(bahan baku). Seakan  batu-batu yang tersusun di curug dan yang tersebar merupakan batu yang sudah disiapkan(dipahat) untuk bahan bangunan.
tebing curug watubahan saat kemarau


Curug ini tampak gagah dan kokoh(untuk tidak mengatakan angker) ditengah rimbunnya hutan alam Doro, hanya suara serangga dan saut-sautan burung liar yang memecah kesunyian disekitar Curug.

Karena keterbatasan alat dan waktu yang sudah sore, komunitas Pekalonganisme tidak sempat untuk naik keatas puncak Curug Watubahan ini. Konon kata penduduk(yang menjadi porter kami saat itu), puncak curug Watubahan ini lapang(menyerupai puncak bukit)dan terdapat beberapa tiang batu lagi diatas. Dari puncak curug, sangat dimungkinkan melihat hamparan pohon hutan Doro. Untuk mencapai puncaknya, bagi yang bernyali dan punya peralatan panjat tebing profesional bisa langsung memanjat susunan batu curug. Pilihan lainnya, bisa menyusurui hutan memutari tebing curug sekitar 1 jam.
Walaupun tidak sampai puncak, komunitas pekalonganisme cukup berkesan bisa sampai dibawah curug yang belum terjamah orang ini. Mendengarkan nyanyian (yang mirip suara tangisan) serangga hutan, ocehan burung-burung liar, dan mencium bau harum semak belukar dan lumut batuan. Sambil sesekali membayangkan, seperti apa dan bagaimana manusia zaman megalitikum hidup disekitar curug ini. 

Setelah dari curug Watubahan, kami menyempatkan mandi di sungai yang jernih dan cukup deras walaupun musim kemarau, terletak sekitar 500 meter dari curug Watubahan. Kita juga sempat menengok tempuran(gabungan aliran sungai) dari 3 aliran sungai yang membentuk air terjun(curug). Curug ini cukup nyaman dan enak dipakai untuk mandi beramai-ramai. Karena masyarakat setempat tidak menamai curug ini, salahsatu  kontributor Pekalonganisme menamainya dengan Curug “Joko Kumpul”. Sangat disayangkan, waktu komunitas Pekalonganisme menyambangi tempat ini, hanya bisa mendokumentasikan lewat kamera handphone, jadi hasilnya tidak detil dan kurang memuaskan
Karena rute atau jalur untuk menuju letak curug Watubahan cukup sulit, kami menetapkan Curug Watubahan sebagai “Hidden treasure” nya alas Doro. Bagi anda yang berminat mengunjungi tempat ini tapi tidak cukup pintar menjelajah dan ormed(orientasi medan), baiknya menghubungi kami  atau bisa mengajak penduduk sekitar untuk bisa sampai disana. Bawa peralatan yang mendukung, dan jangan lupa bawa bekal makanan yang cukup. Kalau anda kurang mengetahui jenis tumbuhan, berhati-hati agar tidak memegang atau terkena dedauan yang tumbuh disekitar curug Watubahan yang bisa menyebabkan iritasi kulit(gatal-gatal akut dan kulit mengelupas). Jaga etika pecinta alam dan jangan bawa pulang batu-batu persegi panjang di curug ini karena yang pasti anda tidak kuat mengangkatnya.

(AA)

04 June 2015

5 Asumsi Salah Tentang Kartu Kredit

8:47 PM
5 Asumsi Salah Tentang Kartu Kredit
Walau penggunaan kartu kredit sudah sangat lazim bagi masyarakat perkotaan di Indonesia, namun masih banyak asumsi yang kurang tepat mengenai kartu plastik ini. Tingkat literasi keuangan, termasuk pemahaman mengenai kartu kredit, memang masih terbilang rendah di Indonesia.
Simon Costello, Co-Founder and Managing Director HaloMoney.co.id, mengutip data dari Otoritas Jasa Keuangan menyebutkan 75% masyarakat Indonesia tidak mengerti mengenai berbagai produk dan jasa keuangan.
Dia menuturkan ada banyak pengertian yang salah mengenai kartu kredit. Dari ratusan telepon publik yang diterima perusahaannya, HaloMoney.co.id mengelompokkan lima persepsi yang salah tentang kartu kredit.
1. Kartu kredit adalah uang tambahan
Banyak dari masyarakat Indonesia yang menganggap kalau kartu kredit adalah solusi dari masalah kekurangan uang. Artinya, mereka menganggap kartu kredit sebagai alat utang.
Menurut Costello, anggapan tersebut salah. Kartu kredit pada dasarnya adalah pengganti uang konvensional karena sifatnya yang nyaman dan aman. Fungsi dasar kartu kredit adalah menunda pembayaran belanja saat ini.
“Apabila Anda tidak yakin bisa memiliki jumlah uang yang cukup ketika tagihan datang, maka sebaiknya janganlah melakukan transaksi tersebut,” kata dia.
2. Kartu kredit hanya bisa didapat jika memiliki tabungan di bank yang bersangkutan
Menurut Costello, Anda tidak perlu membuka tabungan untuk bisa memperoleh kartu kredit. Selama seseorang memiliki riwayat kredit yang baik maka ia bisa mendapatkan kartu kredit dengan cukup mudah dari bank tertentu tanpa harus memiliki tabungan.
“Tagihan kartu kredit dapat dengan mudah dibayar melalui ATM dari tabungan bank yang dimiliki saat ini,” ujarnya.
3. Riwayat kredit akan buruk apabila kartu kredit tidak dipakai
Costello berujar ini juga anggapan yang tidak tepat. Riwayat kredit akan memburuk apabila Anda sering terlambat membayar tagihan atau menunggak tagihan selama berbulan-bulan.
“Yang benar adalah apabila kartu kredit jarang dipakai, Anda akan kesulitan meminta kenaikan limit kredit dari pihak bank,” tuturnya.
4. Kartu kredit membebankan biaya yang besar tiap bulannya walaupun tidak ada transaksi dan ada biaya untuk tiap “gesekan”
Secara umum pengguna kartu kredit yang disiplin membayar lunas tagihan tiap bulannya hanya perlu membayar biaya administrasi tahunan.
“Biaya bunga hanya akan dikenakan apabila tagihan bulanan telat dibayar. Tidak ada juga biaya gesekan saat melakukan pembayaran,” jelas Costello.
5. Kartu kredit dengan biaya administrasi rendah tidak punya banyak maanfaat
Pada umumnya tidak ada hubungan lurus antara biaya administrasi dengan jumlah manfaat yang diberikan.
“Yang terpenting sebetulnya bukan berapa besar biaya administrasi, namun apakah kartu kredit yang hendak diambil benar-benar sesuai dengan gaya hidup dan perilaku belanja Anda,” kata dia memberikan tips.

Sumber: Bisnis.com

26 May 2015

Cara Membedakan Beras Asli dengan Plastik

8:47 PM
Cara Membedakan Beras Asli dengan Plastik
Pekalongan - Beredarnya beras plastik merupakan pukulan telak bagi Indonesia. Negara yang terkenal dengan sumber daya alamnya. Terlebih tanah surga dengan kesuburan tanah yang dilukiskan oleh Koes Plus dalam lagu yang berjudul Kolam Susu menyatakan dalam bait liriknya "tongkat kayu dan batu jadi tanaman".

Temuan beras plastik merupakan tamparan yang keras bagi kita semua. Namun kita tidak boleh larut dalam kehawatiran yang berlebihan. Pengenalan sejak dini merupakan kunci utama menjegal menjamurnya penjualan beras plastik ini.

Berikut tim Pekalonganisme.com mencoba memberikan beberapa tips untuk membedakan beras asli dan beras plastik.

Warna
Jika dilihat, beras plastik terlihat lebih transparan dibandingkan dengan beras asli. Beras asli warnanya putih keruh tidak tembus pandang.

Tekstur
Beras asli memiliki rekstur yang lebih kesat dibandingkan beras plastik jika digenggam. Beras plastik akan terasa licin bila digenggam.

Uji
Pertama, bila direndam air, beras asli akan menjadilan air rendaman menjadi keruh seperti susu (air tajin). Berbeda dengan beras plastik ketika direndam hanya menjadikan air keruh kecoklatan.

Kedua. Beras asli rapuh apabila dikunyah. Berbeda dengan beras plastik yg kokoh dan kenyal saat dikunyah dalam keadaan mentah.

Ketiga nyalakan seteika apabila masih ragu membedakan antara beras asli dan beras plastik. Beras plastik akan leleh atau berubah bentuk menjadi pipih apabila di setrika. Namun beras asli akan tetap seperti bentuk semula atau hancur menjadi debu.

Semoga tips di atas dapat membantu membedakan beras asli dan beras palsu.

Salam Pekalonganisme.com

03 May 2015

Pekalongan Bakal Bangun Bandara

8:27 PM
Pekalongan Bakal Bangun Bandara
PEKALONGAN - Pemkot Pekalongan menggagas pembangunan bandar udara dengan anggaran sekitar Rp35 miliar untuk memacu pertumbuhan sektor pariwisata serta pertumbuhan industri kreatif.

Wali Kota Pekalongan HM Basyir Ahmad mengatakan konsep bandar udara memang tidak semegah di Kota Semarang Jawa Tengah. Usulan pendirian bandara, menurut Basyir, telah disampaikan kepada pemerintah pusat dan stakeholder.

“Konsepnya bukan bandara internasional dan bukan perintis. Rencana di tengah-tengahnya. Mungkin bandara untuk pariwisata, landasan pacunya hanya 1.500 meter,” paparnya kepada Bisnis, Jumat (6/2/2015).

Dia mengatakan alasan pendirian bandara seiring dengan pertumbuhan industri pariwisata dan industri kreatif di wilayah ini. Menurutnya, gagasan mendirikan bandara tidak terlepas dengan kemajuan ekonomi Pekalongan selama lima tahun terakhir yang pada puncaknya Kota Pekalongan pada awal Desember 2014 dinobatkan sebagai dengan sebagai Kota Kreatif di Dunia oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (Unesco).

Basyir mengakui telah mendapatkan informasi dari pemerintah pusat dengan adanya fasilitas transportasi yang memadai, salah satunya bandara, dapat menambah jumlah wisatawan dan perolehan pendapatan asli daerah senilai Rp1 juta per hari.

“Kami bertekad membuat bandara seperti di Banyuwangi, dengan kalkulasi anggaran sekitar Rp35 miliar. Tentu anggaran dari kami tidak cukup, perlu support dari pemerintah pusat,” paparnya.

Basyir mengatakan ketersedian transportasi kereta api yang melewati Kota Pekalongan cukup banyak. Namun demikian, katanya, para wisatawan lebih tertarik apabila suatu daerah terdapat bandara.

Ke depan, pihaknya akan membuat paket pariwisata di wilayahnya dengan menggandeng stakeholder dan kawula muda yang ahli di bidang teknologi informasi untuk menyebarkan informasi melalui website tentang potensi di wilayah pantai utara Jawa Tengah ini.

“Di sini punya paket pariwisata yang luar biasa banyaknya. Namun belum tergarap maksimal. Kami optimistis, adanya bandara pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 7%,” paparnya.

Untuk merealisasikan paket wisata, ujar Basyir, Pemkot Pekalongan akan bekerjasama dengan pemerintah daerah sekitarnya baik dari Kabupaten Batang maupun Kabupaten Pekalongan.

Perihal lokasi bandara, Basyir mengusulkan pembangunan bandara berada di sisi utara atau berdekatan dengan laut yang juga bertujuan untuk membendung rob di wilayah ini.

“Mengenai tempat, fleksibel. Kita matangkan anggarannya dulu,” ujarnya.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Pekalongan Ricsa Mangkulla mengatakan rencana pendirian bandara sangat baik untuk menunjang partumbuhan ekonomi di wilayahnya.

Kendati demikian, pihaknya mempertanyakan lokasi pembangunan bandara karena kota ini tidak memiliki lahan yang cukup banyak.

“Yang penting lahan ada. Rencana membangun sport center saja belum terealisasi karena lahannya tidak cukup,” ujarnya.

Pengamat transportasi  dari Unika Soegijapranata Djoko Setidjowarno mengkritisi pendirian bandara karena sempitnya lahan yang dimiliki Kota Pekalongan.
Djoko menyakini kendala pembangunan bandara baru di Pulau Jawa yakni menyempitnya lahan.

“Kalau pembangunan bandara di luar Jawa bisa memungkinkan,” katanya.

Dia memaparkan wilayah pantura Jateng selama ini telah tercukupi dengan adanya double track untuk transportasi kereta api. Djoko berharap kepada pemerintah daerah supaya memaksimalkan moda transportasi tersebut.

Pihaknya mengingatkan lalu lintas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta saat ini cukup padat. Menurut Djoko, yang perlu diperhatikan saat ini adalah jarak dengan bandara terdekat idealnya minimal 100 kilometer.

 “Dengan kereta api saja sudah cukup. Lebih baik dimaksimalkan jalur kereta api ke bandara Ahmad Yani. Saya rasa lebih bagus dan jarak tempuh lebih singkat,” ujarnya.

Sumber: Bisnis.com

14 January 2015

Lyric Lagu Terjemahan Make You Feel My Love | Adele

6:58 PM
Lyric Lagu Terjemahan Make You Feel My Love | Adele
Lagu Make You Feel My Love diciptakan oleh musisi kawakan Bob Dylan yang kemudian diremake oleh Adele dengan diproduseri oleh Jim Abbiss. Lagu ini menggambarkan perasaan cinta yang begitu dalam, sehingga apapun rela dilakukan untuk membuat orang yang dicintai merasakan cinta itu. Berikut isi beserta terjemahan lagu tersebut.

When the rain is blowing in your face
Ketika hujan membasahi wajahmu
And the whole world is on your case
Dan seluruh dunia menyalahkanmu
I could offer you a warm embrace
Aku bisa memberimu dekapan hangat
To make you feel my love
Agar kau merasakan cintaku

When the evening shadows and the stars appear
Saat malam membayang dan gemintang bermunculan
And there is no one there to dry your tears
Dan tak ada yang mengusap air matamu
I could hold you for a million years
Aku bisa mendekapmu jutaan tahun
To make you feel my love
Agar kau merasakan cintaku

I know you haven't made your mind up yet
Aku tahu kau belum memutuskan
But I would never do you wrong
Namun aku takkan pernah mengecewakanmu
I've known it from the moment that we met
Aku tahu sejak pertama kita jumpa
No doubt in my mind where you belong
Tak ada keraguan di sisiku lah tempatmu

I'd go hungry, I'd go black and blue
Aku rela menahan lapar, aku rela kesakitan
I'd go crawling down the avenue
Aku rela merayap di jalan
No, there's nothing that I wouldn't do
Semua rela kulakukan
To make you feel my love
Agar kau merasakan cintaku

The storms are raging on the rolling sea
Badai mengamuk di lautan yang bergulung
And on the highway of regret
Dan di jalan penyesalan
Though winds of change are blowing wild and free
Meski angin perubahan bertiup liar dan bebas
You ain't seen nothing like me yet
Kau belum melihat yang sepertiku

I could make you happy, make your dreams come true
Aku bisa membuatmu bahagia, membuat mimpimu menjadi nyata
Nothing that I wouldn't do
Semua kan kulakukan
Go to the ends of the earth for you
Pergi ke ujung dunia demi kamu
To make you feel my love
Agar kau merasakan cintaku

To make you feel my love
Agar kau merasakan cintaku

01 January 2015

Januari, Harga Elpiji Naik Lagi

10:16 AM
Januari, Harga Elpiji Naik Lagi
Januari, Harga Elpiji Naik LagiTEMPO.CO , Jakarta - Direktur Pemasaran PT Pertamina (Persero) Ahmad Bambang mengatakan akan menaikkan harga elpiji 12 kilogram pada Januari 2015. Harga elpiji nonsubsidi itu akan naik Rp 1.500 per kilogram. "Dengan harga yang sekarang, kami masih mengalami kerugian," kata Bambang Rabu 31 Desember 2014.

Bambang mengatakan Pertamina mengalami kerugian akibat harga gas elpiji 12 Kg masih di bawah harga keekonomian. "Sebagai perseroan, kami tidak boleh rugi. Jadi kami akan menaikkan harga karena ini bukan barang bersubsidi," ujarnya. Namun, Bambang enggan menyebutkan tanggal kenaikan harga elpiji. (Baca: Jual Elpiji, Pertamina Sudah Rugi Rp 2,5 Triliun)

Menurut Bambang meski terjadi penurunan harga minyak dunia, Pertamina masih merugi. Hingga November 2014, nilai kerugian Pertamina karena memasarkan elpiji 12 Kg mencapai US$ 340 juta. 

Pada 10 September 2014, Pertamina juga menaikkan harga elpiji 12 kg sebesar Rp 1.500 per kg atau Rp 18 ribu per tabung. Langkah ini diambil menyusul tingginya harga gas di pasar internasional dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika
Serikat. (Baca: Harga Elpiji 12 Kg Naik, Omzet Agen dan UKM Turun)

DEVY ERNIS

Sumber: Tempo

Harga Premium Turun Jadi Rp 7.600/Liter, Ini Penyebabnya

10:08 AM
Harga Premium Turun Jadi Rp 7.600/Liter, Ini Penyebabnya
Jakarta - Pemerintah mengumumkan tidak lagi memberikan subsidi untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis RON 88 alias Premium. Mulai hari ini, harga Premium mengikuti mekanisme pasar dan harga turun dari Rp 8.500/liter menjadi Rp 7.600/liter.

Sudirman Said, Menteri ESDM, mengatakan perubahan harga Premium tidak lepas dari harga minyak yang juga terkoreksi. Dalam perhitungan pemerintah, harga Premium yang Rp 7.600/liter sudah sesuai dengan kondisi saat ini.

"Harga Premium Rp 7.600/liter itu berdasarkan ICP (harga minyak Indonesia) US$ 60/barel dan kurs Rp 12.300/US$," kata Sudirman kala ditemui di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (31/12/2014).

Selain menghapus subsidi Premium, pemerintah juga mengubah pola subsidi untuk BBM diesel alias Solar. Mulai 1 Januari 2015, pemerintah memberi subsidi tetap (fixed subsidy) kepada Solar sebesar Rp 1.000/liter dan sisanya mengikuti mekanisme pasar.

Melalui 2 kebijakan ini, maka harga Premium dan Solar akan naik-turun tergantung harga pasar atau keekonomian. Oleh karena itu, setiap awal bulan pemerintah akan mengumumkan harga dasar BBM.

"Pemerintah, dalam hal ini Kementerian ESDM, akan mengeluarkan harga dasar BBM. Ini dilakukan setiap awal bulan," kata Sudirman.

Harga dasar adalah satu dari beberapa komponen untuk menentukan harga jual BBM ke konsumen. Selain harga dasar, ada pula pajak-pajak dan biaya distribusi.

"Walau tanpa subsidi, pemerintah tetap menetapkan harga BBM. Jadi tidak melanggar putusan MK," ujar Sudirman.

(hds/ang)

Originally posted on: Detik Finance

Libur Panjang, Pengunjung Pantai Pasir Kencana Naik 75%

7:37 AM
Libur Panjang, Pengunjung Pantai Pasir Kencana Naik 75%
Libur Panjang, Pengunjung Pantai Pasir Kencana Naik 75%
PEKALONGAN - Kunjungan wisatawan di objek wisata (OW) Pantai Pasir Kencana Kota Pekalongan selama musim libur sekolah dan Natal naik hampir 75%.

Objek wisata itu merupakan salah satu andalan tujuan wisata bagi warga Kota Batik untuk mengisi liburan. Selain warga setempat, warga dari luar kota seperti Semarang, maupun Kendal juga banyak yang mengunjungi objek wisata itu.

Kasi Sarpras Bidang Pariwisata, Dinas Perhubungan Pariwisata dan Kebudayaan (Dishubparbud) Kota Pekalongan Maman Suratman mengungkapkan peningkatan pengunjung cukup signifikan selama musim liburan sekolah, yakni mencapai 75%. “Naiknya sekitar 75%. Peningkatan jumlah pengunjung itu terjadi sejak masa liburan sekolah dan terus meningkat saat masuk libur Natal,” ujarnya.

Pada hari biasa rata-rata jumlah pengunjung kurang dari 1.000 orang. Pihaknya memperkirakan jumlah pengunjung akan terus meningkat hingga mencapai puncaknya pada perayaan tahun baru. “Pada momen tahun baru kami juga siapkan event untuk menghibur masyarakat yang berlibur ke sini,” katanya.

Salah seorang pengunjung, Mahfud Alimin, 22, mengaku datang ke OW tersebut untuk melepas lelah dari rutinitasnya bekerja. “Saya ke sini untuk cari suasana baru. Biar nggak suntuk,” ujar warga Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan itu.

Hal senada dikatakan Urhanul Hilal, 29. Warga Pati itu datang untuk berlibur bersama istri dan kedua anaknya. “Anak yang besar kebetulan pas libur sekolah, jadi saya ajak anak istri ke sini,” ucapnya.

Prahayuda Febrianto
Originally posted on: Koran Sindo