February 2018 - Pekalonganisme

12 February 2018

Hello Pal, Media Sosial untuk Belajar Bahasa Asing

5:38 PM
Hello Pal, Media Sosial untuk Belajar Bahasa Asing

Hello Pal: Talk To The World! Alternatif social media terkini

Kita bisa menggunakan Hello Pal untuk melatih penguasaan bahasa asing, belajar bahasa asing, dan mempraktekkan bahsa asing dengan chatting gratis dengan pengguna Hello Pal di seluruh dunia

 
Media sosial sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari kita saat ini. Banyak sekali informasi disampaikan melalui media sosial membuat kita nyaris tak lagi membutuhkan media lain semacam televisi, radio, apalagi koran. Dengan hanya memiliki akun di media sosial tertentu, kita sudah bisa memperoleh banyak informasi yang kita butuhkan.

Namun demikian, saking kian banyaknya pengguna di media sosial, saking banyak pula informasi yang kemudian disebarkan yang menjadi konsumsi kita sehari-hari tiap kali kita menengok isi apa yang ada di media sosial. Tak sedikit, informasi yang berseliweran di media sosial kita tersebut mengandung unsur-unsur negatif yang tak selayaknya menjadi konsumsi keingintahuan kita.

Informasi palsu atau yang kerap disebut berita hoaks, banyak didistribusikan melalui berbagai platform media sosial seperti twitter, facebook, instagram dan sejenisnya. Hal ini kemudian mendorong berbagai elemen termasuk pemerintah di negeri ini untuk menanggulanginya agar tidak kian menjadi-jadi. Beberapa komunitas anti-hoax pun berdiri demi membendung arus informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan validitasnya.

Kita sebagai pengguna media sosial, seringkali merasa resah dan gundah tiap kali menemukan berita bohong yang tak jarang membikin rugi beberapa pihak itu. Pada titik lain, kejenuhan kita terhadap konten negatif di media sosial membuat kita ingin berhenti bermain di media sosial. Belum lagi perundungan yang juga tak jarang terjadi di media sosial, yang kita sendiri bahkan sangat mungkin menjadi korbannya.

Untuk itulah, terkadang kita membutuhkan media sosial lain yang lebih tenang dan tenteram. Yang tak menyajikan konten-konten negatif, yang jauh dari hiruk-pikuk dan bisingnya kondisi politik bangsa ini. Pertanyaannya, adakah media sosial seperti itu? Tentu saja ada. Banyak.

Lalu, apa media sosial yang bisa kita pakai hanya untuk berinteraksi dengan orang lain sekaligus mencari informasi terkini, namun di sana tidak dipenuhi ujaran-ujaran kebencian? Untuk saat ini, kami merekomendasikan sebuah apliskasi media sosial yang bisa memenuhi hasrat kita tersebut. Salah satu rekomendasi kami, yaitu, Hello Pal!

Secara sederhana, Hello Pal agak mirip dengan Facebook, tapi sama sekali berbeda. Fitur-fitur yang ditawarkannya pun cukup lengkap layaknya media sosial pada umumnya, yaitu kita bisa mengunggah konten foto, tulisan, pesan suara, dan lain-lain serta tentu saja, juga terdapat fitur pesan pribadi, private  chat yang bisa kita pergunakan untuk berinteraksi dengan seseorang secara pribadi.

Beberapa user Hello Pal, pada umumnya adalah orang-orang yang ingin mempelajari bahasa asing secara lebih mendalam, atau mempraktekkan bahasa asing yang kita kuasai. Di sana, kita bisa berinteraksi dengan mudah dengan berbagai orang dari berbagai belahan dunia mana saja. Hello Pal, bisa dibilang sebagai media sosial yang paling tepat bagi kita yang ingin belajar dan atau mempraktekkan bahasa asing.

Setiap kali kita mengunggah moment di Hello Pal, maka kita tak memerlukan orang lain untuk mengikuti akun kita terlebih dahulu agar orang-orang bisa membaca atau melihat unggahan kita tersebut. Karena pada dasarnya, moment siapa saja di Hello Pal, bisa dilihat oleh siapa saja. Kita bisa melihat orang Iran mengepos foto liburan mereka, kita bisa melihat orang-orang China yang tengah mengagumi artis-artis Korea, kita bisa melihat gadis-gadis Eropa memamerkan foto-foto liburan kemarau mereka, dan mereka semua juga bisa melihat apa yang kita unggah, entah itu berupa foto-foto keindahan alam di Indonesia, kekayaan budaya kita, keunikan bahasa kita, dan seterusnya.

Sejauh pantauan kami, ada perkara menarik yang dipegang teguh oleh pihak Hello Pal, dalam urusan memblokir akun-akun “nakal”. Ya, di Hello Pal, kita tak bisa mengunggah konten ketelanjangan, kasus-kasus kekerasan fisik, hal-hal yang berbau seksisme, dan sejenisnya. Beberapa hal yang masuk kategori kriminal, apabila diunggah oleh seorang user, maka sesaat kemudian user tersebut akan kehilangan akunnya, kehilangan akses terhadap Hello Pal, dan akunnya akan terkena banned secara permanen.

Jadi, jangan dibayangkan bahwa di Hello Pal kita bisa dengan mudah menemukan konten-konten pornografi berkeliaran bebas layakanya di twitter. Atau kita membayangkan akan bisa membaca cerita-cerita pendek tentang hubungan seksual antara seorang pria muda dengan perempuan setengah baya layaknya di Tumblr. Atau pula, kita membayangkan bisa menemukan unggahan jasad seorang korban pembunuhan layaknya kita saksikan di beranda Facebook. Semua itu tidak ada di Hello Pal. Jangankan yang semacam itu, jika kita twerlalu sering atau terlalu banyak mengunggah link aktif entah dengan tujuan apa saja, siap-siaplah akun kita akan hilang secepatnya.
Hello Pal: Talk To The World
Tagline dari aplikasi ini adalah “Talk to The World!”. Ya, melalui Hello Pal, pengguna diharapkan bisa berbicara pada dunia tentang ide-idenya, tentang hobinya, tentang apa saja yang berkonotasi positif. Di sini, kami juga akan sedikit memberikan tips bermedia sosial menggunakan Hello Pal.

Setelah kita memiliki akun yang terverifikasi, kita bisa langsung menggunakannya. Untuk memverifikasi akun, kita membutuhkan setidaknya nomor telpon kita. Untuk terverifikasi secara sempurna, kita diwajibkan mengirim foto kartu identitas kita (SIM/KTP) plus foto diri kita yang sedang memegangi kartu tersebut.

Jika kita sudah memiliki akun yang sudah terverifikasi, kita bisa langung menggunakan Hello Pal. Kita bisa langsung mengunggah konten berupa suara, foto, atau tulisan. Samp[ai tulisan ini dibuat, Hello Pal belum memberikan fitur kiriman video. Selain itu, kita juga bisa me-like atau memberikan reaksi atas unggahan orang lain, mengomentarinya, dan lain-lain. Serta sekali lagi tentu saja kita juga bisa menggunakan fitur chatting untuk berinteraksi dengan orang dari belahan dunia lain untuk melatih penguasaan bahasa asing kita.

Satu lagi fitur menarik yang perlu kami sampaikan yaitu kita bisa mencari akun orang lain berdasar nama, kebangsaan, lokasi terkini, rentang usia, bahasa, serta gender. Jadi, kita bisa mencari lawan chatting kita berdasar opsi filter tersebut. Menarik, bukan?

Pembaca bisa mengunduh aplikasi Hello Pal melalui link di bawah ini:
Hello Pal for Android
Hello Pal for iOS 
Atau pembaca bisa mengunjungi situsweb Hello Pal untuk mendapatkan aplikasinya secara gratis melalui tautan ini.

[Em/Pekalonganisme]